Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

Kamis, 26 Januari 2012

Balotelli Dihukum, Pepe Bebas

Balotelli Dihukum, Pepe Bebas
MH Samsul Hadi | Robert Adhi Ksp | Selasa, 24 Januari 2012 | 09:34 WIB


Share:

Daylife
Bek Real Madrid, Pepe (kiri), mencoba merebut bola dari penyerang Barcelona, Lionel Messi, pada pertandingan leg pertama perempat final Copa del Rey, di Santiago Bernabeu, Rabu (18/1/2012).
MADRID, KOMPAS.com - Bek Real Madrid Pepe lebih beruntung dibandingkan striker Manchester City Mario Balotelli. Jika Balotelli didakwa telah melakukan kekerasan dan bisa dihukum skors empat laga karena dinilai menginjak muka gelandang Tottenham Hotspur Scott Parker, Pepe bebas dari hukuman meski juga menginjak telapak tangan bintang Barcelona Lionel Messi dalam laga Piala Raja Spanyol, pekan lalu.

Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyatakan tidak mengambil tindakan apa pun pada Pepe. Keputusan itu diumumkan setelah sidang RFEF, Senin (23/1/2012) atau Selasa dini hari WIB tadi. Dengan keputusan tersebut, bek Portugal berusia 28 tahun itu bisa tampil pada leg kedua Piala Raja melawan Barcelona di Nou Camp, Rabu besok.

Pepe tidak diturunkan Pelatih Jose Mourinho saat Real Madrid memukul Athletic Bilbao 4-1 di kandang pada Liga Spanyol, Minggu lalu. Ia membantah telah berbuat sengaja menginjak kaki Messi yang sedang terjatuh dan juga lututnya sempat terlihat agak dibenturkan ke bahu bintang Barcelona itu.
Tindakan Pepe dikecam luas oleh media Spanyol, termasuk oleh media yang selama ini dikenal pro-Real Madrid. Insiden Pepe terekam dengan jelas oleh kamera televisi dari beberapa angle, tetapi luput dari pengamatan wasit. Wasit pun diperkirakan juga tidak menyebutkan insiden itu dalam laporan resmi pertandingan.

Mourinho juga membela posisi Pepe dari serangan kritik media. "Menurut saya, pemain sudah menjelaskan, dan berarti urusan sudah selesai," kelit Mourinho saat dicecar wartawan dengan pertanyaan seputar insiden Pepe. Real Madrid kalah 1-2 dari Barcelona pada laga itu. "Jika Pepe mengungkapkan terbuka bahwa itu disengaja dan juga mengatakan hal sama pada saya, jelas akan mengganggu saya. Tetapi, ia sudah mengatakan hal itu tidak disengaja. Jika ada di antara kalian menganggap dia pembohong, katakan saja. Jika kalian meragukan dia, sampaikan pada dia," lanjut Mourinho, yang satu negara dengan Pepe.

Berbeda dari Pepe, Balotelli didakwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) atas tindakan kekerasan setelah kakinya dianggap menginjak muka gelandang Tottenham Scott Parker pada Liga Inggris, yang dimenangkan Manchester City 2-3 berkat gol penalti Balotelli pada menit terakhir.

Keputusan FA diumumkan hanya sekitar 24 jam setelah insiden terjadi. Balotelli bisa dihukum skors pada leg kedua semifinal Piala Liga melawan Liverpool di Anfield dan tiga partai Liga Inggris berikutnya melawan Everton, Fulham, dan Aston Villa.

Seperti yang terjadi dalam kasus Pepe, wasit Howard Webb mengaku luput melihat insiden Balotelli pada Parker menit ke-83 laga di Stadion Etihad tersebut. Webb mengkonfirmasi hal itu dan kemungkinan akan mengganjar Balotelli kartu merah andai melihat insiden tersebut.

Balotelli mendapat waktu hingga Rabu besok pukul 18.00 waktu setempat untuk memberikan jawaban atas dakwaan FA. Jika striker Italia berusia 21 tahun itu menerima dakwaan FA, hukuman skors empat laga otomatis jatuh padanya. Jika mengajukan banding dan gagal meyakinkan FA lewat pembuktian, ia terancam mendapat hukuman skors tambahan.

Masih terkait laga yang sama, FA juga memastikan tidak akan mengambil tindakan pada bek City Joleon Lescott yang menyikut bek Tottenham Younes Kaboul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar